Jajak Pendapat
Apakah Informasi yang tersaji pada Website Badan Pemberdayaan Masyarakat & Pemerintahan Desa, bermanfaat bagi Anda?
Baca Berita

PKK Kota Lubuk Linggau Belajar Ke Pemkot Denpasar, Denpasar Raih Penghargaan Nindya KLA

Oleh : bpmpemdes | 18 Juli 2017 | Dibaca : 488 Pengunjung

Pemerintah Kota Denpasar sangat komitmen memberikan perlindungan dan pemenuhan hak anak. Untuk memberikan pemenuhan hak anak Pemkot Denpasar melaksanakan berbagai program menuju Kota Layak Anak. Upaya-upaya tersebut membuat Kota Denpasar meraih prestasi Denpasar Menuju Kota Layak Anak Pada tahun 2011 dan meraih penghargaan Kategori Madya dan tahun 2012 meraih penghargaan Kategori Nindya.

Hal ini membuat Tim Penggerak PKK Kota Lubuk Linggau belajar  tentang cara menuju Kota Layak Anak di Pemerintah Kota Denpasar.  Rombongan yang dipimpin oleh Ketua Tim PKK Kota Lubuk Linggau  Hj Yetti Oktarina Prana diterima oleh Kabid Kabid Pemenuhan Hak Anak Dinas Pemberdayaan Perempuan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Denpasar Agus Tresna Yasa di dampingi Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. Antari Jaya Negara.

Agus Tresna Yasa mengatakan, Pemkot Denpasar sangat serius dalam memberikan perlindungan anak. Sehingga  Pemkot Denpasar membentuk kelembagaan untuk membantu memberikan perlindungan  kepada anak. Diantaranya kelembagaan Pusat Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Denpasar. Pusat Layanan Autis Kota Denpasar, Forum Anak Kota Denpasar, Forum Osis, Kota Denpasar Sekaa Teruna Teruni di  masing Banjar.

Disamping itu program inovatif pemenuhan hak anak telah dilakukan Pemerintah Kota Denpasar yang dibantu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait hingga pihak swasta. Tidak hanya itu Pemkot Denpasar juga menyediakan tempat bermain  di tempat umum seperti di Lapangan Puputan Badung Gusti Ngurah Made Agung , di masing-masing banjar,  menyediakan Taman Lalu Lintas dan lain sebagainya.

Lebih lanjut ia mengatakan, pemenuhan hak anak sesuai dengan perundang-undangan Pemkot menerapkan lima kluster dengan 24 indikator. Kluster pertama dalam pemenuhan hak anak itu Pemkot Denpasar memberikan layanan akta kelahiran anak dengan gratis, memberikan Kartu Indentitas Anak, informasi layanan anak. "Mudah-mudahan tahun depan  kita bisa membentuk telpon sahabat anak karena itu hak sipil dan kebebasan,'' harapnya.

Kluster kedua telah menyediakan lingkungan keluarga dan pengasuh alternatif  dengan menyediakan layanan PAUD di Pasar Badung Kota Denpasar. Kluster ketiga memberikan kesehatan dasar dan kesejahteraan. Kluster keempat memberikan pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya, dan kluster kelima perlindungan khusus . 

Dalam kesempatan itu Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. Antari Jayanegara juga menjelaskan sejarah berdirinya pusat pelayanan Autis di Denpasar. Dimana Pusat Pelayanan Autis Kota Denpasar di gagas Ketua Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. IA Selly Rai Mantra. Hal tersebut karena banyak anak-anak di lingkungan  pegawai Pemkot Denpasar banyak yang memiliki anak berkebutuhan khusus.  

Dengan dukung Pemerintah Kota Denpasar pada tahun 2010 berdiri Pusat Layanan Autis untuk anak berkebutuhan khusus dengan status gedung masih meminjam. Namun saat itu hanya bisa menampung anak-anak pegawai Pemerintah Kota Denpasar saja. Seiring berjalan waktu pada tahun 2013 Pusat Layanan Autis Kota Denpasar menampung anak berkebutuhan khusus dari keluarga kurang mampu. Pada tahun 2013 juga Pusat Layanan Autis mendapat bantuan dari pusat dan langsung diresmikan Direktor and Representative UNESCO Prof. Dr. Hubert GIJZEN bersama Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra dan Ketua K3S Kota Denpasar Ny. IA Selly Rai Mantra. Sampai saat ini sekolah autis bisa menampung 80 anak. Sampai saat ini daftar tunggunya mencapai 107 anak.

Ketua Tim PKK Kota Lubuk Linggau  Hj Yetti Oktarina Prana sangat salut dengan pemerintah Kota Denpasar. Karena untuk memberikan perlindungan dan memenuhi hak anak telah melakukan berbagai program bahkan OPD terkait Pemerintah Kota Denpasar saling membantu. Tidak hanya itu dalam meberikan perlindungan dan pemenuhan hak anak, Pemerintah Kota Denpasar dibantu dari pihak swasta.  ''Ini sangat luar biasa sekali, semoga ilmu yang kami dapat ini dapat di terapkan di Kota Lubuk Linggau. Sehingga bisa menuju kota layak anak,'' harapnya.


Oleh : bpmpemdes | 18 Juli 2017 | Dibaca : 488 Pengunjung


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 



Video
No Video.
Facebook
Twitter